Skip to content Skip to footer

Pengertian Iklan Advertorial dan Manfaat Besarnya

Saat bekerja di dunia marketing, kamu pasti sudah sering dengar tentang iklan. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan penjualan melalui promosi. Bentuknya bisa beragam, bisa berupa teks, gambar dan juga video. Yang paling umum biasanya adalah advertorial. Apa itu iklan advertorial?

Iklan Advertorial
Iklan Advertorial Gambar oleh Firmbee dari Pixabay

Iklan advertorial sudah banyak digunakan oleh marketer dalam mempromosikan bisnis atau produknya. Dalam melakukan cara ini, produk dijual dengan langkah yang lebih halus atau soft sell. Yang membuatnya menarik adalah format iklan advertorial biasanya bukan berupa gambar atau video melainkan teks. Wah, bagaimana caranya ya? Mari kita kupas lebih lanjut dengan memahami terlebih dahulu apa itu iklan advertorial, bagaimana cara membuatnya hingga apa saja manfaatnya untuk bisnis

1. Apa itu Iklan Advertorial

Jika dimaknai secara sederhana, iklan advertorial adalah jenis promosi yang dilakukan dalam format tertulis dengan memenuhi kaidah jurnalistik sambil menyelipkan bisnis atau produk secara halus. Maksudnya, iklan tersebut harus menjawab 5W+1H dalam penulisannya dan ditulis layaknya straight news atau feature. Bentuknya bisa cukup beragam, tergantung pada gaya penulisan dan juga format yang ditentukan oleh media masing-masing.

Dari definisi ini, kita bisa memahami bahwa iklan advertorial berarti iklan yang disematkan dalam artikel pemberitaan. Lalu bagaimana cara membedakan mana yang benar-benar berita asli dan yang sudah diberi iklan advertorial? Cara paling mudah biasanya adalah dengan melihat akhir atau bagian bawah dari tulisan. Tulisan yang mengandung iklan biasanya akan ditandai dengan kode adv.

Pada penulisannya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan:

  • Format artikel yang ringan. Karena ditulis sebagai informasi selingan, sebaiknya format artikel dibuat seringan mungkin. Biasanya ini berarti tulisan tidak terlalu panjang dengan muatan yang tidak terlalu berat.
  • Tulis dengan halus. Sebisa mungkin, tulisan dibuat tetap dengan bahasa editorial namun tidak membuat pembaca merasa sedang dipapar iklan. Advertorial bisa dibuat dengan menjelaskan informasi, manfaat dan tujuan lainnya namun dengan cara yang tulus.
  • Hindari kalimat yang frontal. Iklan advertorial bisa juga dikatakan sebagai penjualan halus atau soft sell sehingga penggunaan kalimat yang frontal seperti ‘Dapatkan segera’ atau ‘beli sekarang atau menyesal’ sebaiknya dihindari.

Lalu apakah iklan advertorial hanya ada satu jenis? Berdasarkan macam dan sifatnya, iklan ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

  1. Iklan produk. Ini adalah iklan yang ditulis untuk menjelaskan tentang produk tertentu, misalnya produk terbaru dari sebuah bisnis. Biasanya dalam iklan akan diinformasikan tentang merk, jenis, kegunaan, kualitas dan hal-hal menarik lainnya.
  2. Iklan jasa. Sama seperti iklan produk tapi yang dijelaskan adalah jasa yang ditawarkan. Misalnya, Optimasi.ai membuat iklan advertorial tentang jasa penulisan konten yang SEO-friendly.
  3. Iklan perusahaan. Tidak hanya produk dan jasa, sebuah perusahaan mungkin memiliki kegiatan atau aktivitas yang perlu pemberitaan. Iklan seperti ini dibuat untuk membahas lebih lanjut tentang eksistensi perusahaan tersebut.
  4. Iklan pemerintahan. Serupa dengan iklan perusahaan, namun iklan ini dibuat oleh instansi pemerintahan. Isinya bisa berupa kegiatan, program yang dilakukan oleh pemerintahan tersebut.

2. Cara Membuat Iklan Advertorial

Ada beberapa teknik umum dalam membuat iklan advertorial, di antaranya:

  1. Persiapan. Ini adalah tahap yang penting karena di dalamnya mencakup pencarian dan pengujian ide, pemilihan topik, pengumpulan data dan pembuatan kerangka tulisan. Jika pada tahap ini selesai dengan baik, niscaya tahap-tahap selanjutnya dapat berjalan lebih lancar.
  2. Penulisan. Saat tahap awal sudah dirancang, ini adalah saatnya untuk menjadi kreatif. Ide dan topik yang sudah ditetapkan bisa dirangkai dengan menggunakan materi dan juga data yang sudah dikumpulkan. Namun perlu diingat bahwa ini bukan hasil akhir.
  3. Perbaikan. Atau juga bisa dikatakan sebagai tahap editing, dimana tulisan yang sudah dibuat harus melewati proses perbaikan. Ini dilakukan guna menemukan kesalahan seperti salah ketik, salah penempatan kata atau tanda baca hingga validasi data dan seberapa relevan data yang digunakan.
  4. Pembuatan judul. Beberapa pembuat iklan advertorial mungkin akan menetapkan judul di awal langkah tapi ada juga yang membuatnya di akhir. Keduanya tidak jadi masalah selama dalam prosesnya judul kemudian dibentuk dengan tujuan menarik perhatian pembaca.

3. Manfaat Iklan Advertorial

Manfaat utama dari membuat iklan advertorial tentu saja untuk mempromosikan bisnis atau produk yang kamu miliki. Tapi yang membedakan adalah iklan ini ditulis dengan cara yang halus. Sehingga jika dirangkum, manfaatnya adalah:

  • Memberikan informasi dan pesan yang lebih jelas tentang bisnis atau produk sebab dalam tulisan harus memenuhi kaidah 5W+1H
  • Membuat pesan dalam tulisan yang mampu membuat pembaca merasa butuh kepada bisnis atau produk yang sedang ditulis. Atau dengan kata lain, tulisan harus bernilai persuasif.
  • Meyakinkan investor atau calon investor. Tidak hanya bermanfaat untuk menyakinkan pembaca, iklan advertorial juga dibuat agar investor atau calon investor mantap menanamkan modal pada bisnismu.

Itu dia semua hal yang perlu kamu ketahui tentang iklan advertorial. Kini kamu sudah tahu apa itu iklan advertorial, apa saja jenisnya, manfaat hingga bagaimana tips terbaik untuk membuatnya. Setelah ini, jika kamu tetap mengalami kesulitan dalam penulisan iklan advertorial, kamu bisa menggunakan jasa digital marketing agency seperti Optimasi.ai. Iklan advertorial yang ditulis dijamin akan dengan halus dan persuasif mengulas tentang bisnis atau produkmu sehingga pembaca akan tertarik hingga melakukan pembelian.

Leave a comment

0.0/5