Skip to content Skip to footer

Pengertian SEM dan Cara Penerapannya

SEM adalah metode pengoptimalan yang bisa kamu coba dalam mengiklankan bisnis. Dengan Search Engine Marketing, website bisnismu bisa muncul lebih cepat di halaman pencarian. Setidaknya lebih cepat dibandingkan ketika menggunakan strategi SEO yang butuh waktu berbulan-bulan. SEM memungkinkan websitemu muncul hanya dalam hitungan hari, bahkan jam.

Hanya berbeda satu huruf, apa sih SEM itu? Apakah bedanya dari SEO? Lalu bagaimana cara menerapkannya? Di tulisan ini, kamu akan mendapatkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.

apa itu SEM
apa itu SEM Gambar oleh fancycrave1 dari Pixabay

Apa Itu SEM?

SEM adalah sebuah strategi yang digunakan oleh digital marketer untuk meningkatkan visibilitas website di halaman pencarian dengan cara membeli traffic. Saat menerapkan strategi ini, pemasaran dianggap lebih efektif karena kamu dapat melakukan kostumisasi pada profil target audiens. Dengan begitu, websitemu akan ditemukan oleh hanya pada mereka yang sedang melakukan pencarian yang relevan.

Lalu apakah SEM lebih baik dari SEO? Jawabannya, mungkin saja. Mari kita cari tahu dengan mengetahui apa perbedaan keduanya:

Tampilan pada hasil pencarian

SEM dan SEO sama-sama membuka peluang sebuah website untuk tampil di halaman pertama hasil pencarian. Namun keduanya punya wujud atau tampilan yang berbeda. Pada website atau konten yang dioptimasi menggunakan SEM biasanya akan memiliki label Ad untuk iklan. Sedangkan untuk website yang menggunakan SEO, tidak. Ia akan tampil apa adanya.

Biaya yang dikeluarkan

Karena berupa iklan, tentu saja SEM memerlukan biaya untuk penerapannya. Website yang berhasil menarik pengguna masuk atau melakukan klik akan ditarik biaya berdasarkan klik tersebut. Karena itu biaya untuk SEM biasanya cukup besar jika ingin menjangkau lebih luas. Kebalikannya, SEO umumnya tidak menggunakan biaya sama sekali. Namun pembuatan kontennya bisa saja lebih banyak dan rumit.

Audiens yang dijangkau

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penerapan SEM menjangkau audiens yang relevan dan terkostumisasi. Artinya, tidak semua pengguna mesin pencari akan menemukan konten iklanmu. Mereka yang bisa melihat adalah yang terjaring atau terfilter berdasarkan usia, lokasi, pekerjaan, minat atau kategori demografi lainnya. Filter-filter ini kamu sendiri yang menentukan ya.

Jangka waktu dari efek

Jika ingin mencari hasil yang cepat, SEM adalah jawabannya. Sebab konten atau websitemu bisa langsung ditemukan dalam hitungan hari atau jam. Sedangkan kita tahu bahwa SEO adalah investasi jangka panjang dimana untuk menerapkannya butuh waktu yang lebih lama, bisa sampai berbulan-bulan. Meski bisa dibilang SEO lebih bisa mempertahankan posisi di halaman pertama.

Fleksibilitas dan dinamis

Serba cepat adalah kata kunci untuk SEM. Ini tak hanya terlihat dari hasil yang bisa lebih cepat muncul di halaman hasil pencarian tapi juga ketika ada kebutuhan untuk mengubah konten atau website yang diiklankan. Dengan sekali klik, kamu bisa mengubah hal-hal seperti target audiens, landing page, image dan lainnya. Sedangkan jika menggunakan SEO, perubahan tidak selalu fleksibel dan butuh waktu untuk di-crawl ulang oleh mesin pencari.

Cara Menerapkan SEM Agar Optimal

Cara Menerapkan SEM Agar Optimal
Cara Menerapkan SEM Agar Optimal Gambar oleh Tumisu, please consider ☕ Thank you! 🤗 dari Pixabay

Jika ingin menerapkan SEM, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:

Menemukan kata kunci yang tepat. Caranya? Dengan melakukan riset keyword. Jadi kamu tidak ‘asal tembak’ sehingga malah tidak tepat sasaran. Alih-alih dapat audiens yang tepat, malah bisa tidak dapat audiens sama sekali. Karena itu, kamu bisa menemukan keyword yang tepat dengan keyword research tools terlebih dahulu.

Membuat deskripsi iklan yang unik dan menarik. Maksimalkan ruang untuk beberapa kalimat pada deskripsi iklan untuk menarik audiens melakukan klik. Buatlah yang unik, menarik, mengandung clickbait boleh juga asal tidak menipu. Deskripsi tetap harus mencerminkan bisnis, produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Punya promosi spesial? Sematkan juga di dalam deskripsi iklanmu. Ini adalah salah satu cara untuk menarik audiens juga loh. Biasanya promo spesial ini bisa kamu letakkan di bawah link sehingga mudah terlihat.

asukkan keyword pada deskripsi iklan. Pakai keyword pilihan atau utama untuk muncul di deskripsi iklan. Dengan begitu, audiens yang relevan akan menangkap bahwa iklanmu benar-benar yang mereka cari. Keyword ini nantinya akan tampil dengan huruf tebal sehingga akan makin terlihat.

Pastikan landing page dan copywriting sesuai. Misalnya kamu ingin mengiklankan halaman yang berisi promosi tertentu, maka landing page harus berisi halaman yang memang berisikan promosi tersebut. Jangan sampai membuat audiens kesulitan mencari dengan mengalihkannya ke landing page yang berbeda, misalnya ke halaman Home.

Menjalankan A/B testing. Lakukan tes dengan menjalankan satu iklan dengan lebih dari satu strategi. Kamu bisa membedakan pada elemen seperti kata kunci, copywriting, harga bid, visual dan lain sebagainya. Dengan menjalankan cara ini, kamu akan menemukan mana formula yang paling tepat menjangkau banyak audiens dan efektif secara budget.

Pakai SEM untuk maksimalkan website-mu yuk! Meski ada biaya yang harus dikeluarkan, penerapan SEM bisa membuatmu melihat hasil lebih cepat. Dengan begitu, websitemu juga akan makin cepat dikenal oleh target audiens bahkan meningkatkan penjualan. Coba segera?

Leave a comment

0.0/5